Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cuap-cuap

Jakarta I'm Coming, Magang Setneg (2)

Gambar
Yey! Menginjakkan kaki di Jakarta untuk ketiga kalinya tanpa keluar duit tiket pergi wkkk~ 8 Maret 2017 berhasil mendarat tjantik di kos-kosan. Ohya, sebelumnya penuh perjuangan juga untuk bisa pergi ke Jakarta. Setelah urusan kampus selesai, dospem dan kaprodi meridhoi, dekan memberi uang untuk tiket pesawat pergi, sampailah pada titik, AKU BAKAL TINGGAL DI MANAAAA? Jadinya googling, cari info kos semurah-murah-murah-murahnya dan deket dengan kantor. Tapi rada mustahil cari yang murah di Jakarta Pusat :”) Tiba-tiba ada cahaya silau, chat masuk dari Mbak Efa (nanti kuceritain siapa ndese). “Ro, kamu tanya info kos sama anak magang batch kemaren ya, ini nomernya.”

Kartini Masa Kini Itu Bukan Yang Sibuk Mempercantik Diri

Gambar
Holla! Akhirnya ada tulisan lagi. Well entah mengapa semangat nulis itu selalu ada tapi kebanyakan cuma wacana :’) and finally, tulisan ini selesai. Terimakasih banyak untuk yang ingetin untuk nulis, wkk. Jadi ceritanya Selasa kemarin tepatnya 11 April 2017 gue menghadiri dua acara. Satu tentang kepemudaan di Gedung MPR/DPR/DPD RI dan lainnya tentang keperempuanan di Museum Bank Indonesia daerah kota Tua Jakarta. Kartini masa kini itu yang aktif menggali potensi diri :) Banyak pelajaran yang gue ambil dari kedua acara tersebut. Tapi yang paling emosional sewaktu gue ngehadirin acara Panggung Para Perempuan Kartini di Museum BI. Berasa perjuangan banget hadir di acara itu. Pendaftaran terbatas karena emang banyak banget peminatnya.

Pengalaman dan Pasangan

Gambar
Hallo, sudah lama sekali tak menambah postingan baru sejak April 2016. Mungkin di sini, bahasa saya 'agak' resmi, karena memang ingin berbicara serius. Tentang apa yang saya inginkan di masa depan. Tentang perjalanan hidup, persahabatan, dan ya, masa depan. Singkatnya, tentang pasangan. Juga tentang beberapa pengalaman. Jujur, saya baru dua kali pacaran, setidaknya bersyukur hanya dua kali. Sehingga tidak banyak dosa menghantui ketika memiliki pasangan sebelum menikah. Saya bukan perempuan dengan akhlak yang baik benar. Saya menutup kepala dengan jilbab, tapi hanya kepala. Saya masih memakai celana. Selain itu, perilaku saya masih belum utuh benar disebut perempuan. Saya mulai malu ketika mengetik bagian ini. Apalagi ibadah wajib belum saya jalankan dengan tertib.

Si Penyelamat Pasien di Mata Pengejar Deadline

Gambar
Well, tulisan ini hadir bukan karena ada udang di balik tepung atau utang di balik senyum *apasih -_-* ini pengalaman gue selama kurang lebih setahun jadi wartawan alias pengejar deadline. Gue wartawan di salah satu harian lokal Kaltim. Bukan wartawan sewuah yang kalian kira, hanya wartawan dengan beat lifestyle :’) hehe. Kerjaannya tiap mingguan. Kadang ngisi halaman harian kalo senggang. Huehehe

Untuk Pria yang Sedang Berjuang

Gambar
Aku bukan orang yang ulung dalam merangkai kata, namun aku menyimpan banyak rasa yang ingin aku untai lewat kata. Yah, walau tak seberapa paham bagaimana merangkai diksi agar perasaanku tergambarkan lewat barisan kata di bawah ini. Kita. K-I-T-A. Empat huruf yang maknanya aku dan kau. Kadang aku bingung memaknai kita. Sama-sama dewasa. Sama-sama tahu mana benar dan salah. Lucunya, kita sama-sama diam padahal saling tahu. Iya. Tahu. Tak apalah. lepas atau tidak? Tidak pernah ada ungkapan. Semua mengalir lewat tindakan. Selalu kau yang memulai dan lucunya aku larut dalam permainanmu itu. Apa kau anggap semua hal ini biasa saja? Saat di dalam hati perasaanku bergejolak, apa perasaanmu juga? Namun di luar seolah baik-baik saja. Tanpa apa-apa. Lucu sekali. Kadang aku suka tertawa sendiri. Kita aktor yang andal ya? Sangat andal. Luar biasa. Aku juga tak pernah mengelak. Sebab, ketahuilah bahwa aku masih menyimpan rasa itu. Rasa yang pernah kau jeratkan padaku. Rasan...

Jangan Musuhi Barang Pemberian Mantan

Gambar
ini dia!     Ide untuk menulis cerita ini terbesit tiba-tiba pas gue lagi ngelipatin pakaian. Karena pakaian yang baru diangkat dari jemuran gue taruh di atas ranjang, nah dengan asal gue dorong biar jatuh ke lantai terus mau dilipatin. Lagi asyik, ada si mungil stitch yang kepalanya nyembul dari balik pakaian. Rupanya dia terseret dari atas ranjang.

Rindu untuk Ayah

Seharusnya hari ini (2 Juli 2015) jadi hari yang awesome. Karena ada bukber bareng blogger-blogger Samarinda. Seharusnya sih happy-happy karena ketemu banyak temen baru termasuk ketemu Agung si dede emesh. Tiba-tiba hape getar dan ada telepon masuk dari Mamak. “Jangan lupa ke tempat acil Yana, tanyain dimana alamatnya Bapakmu?” “Iya, nanti habis bukber kesana.” “Ya udah. Selamat berbuka ya.” “Mama juga.” Hape mati~

Untukmu Calon Imamku

Hai... hai. Duh lama banget nggak pernah nyapa kalian :’) *berasa punya reader * gatau kenapa, kali ini pengin banget ngeposting tulisan tentang calon imam, hehe. Bukan, bukan karena bentar lagi gue mau kawin, tapi ya pengin aja, cuacanya lagi enak buat ngeposting tentang calon imam *nggak nyambung* Jadi gini, gue akui, keluarga gue udah nggak utuh lagi. Mamake resmi cerai dan gue sendiri yang jadi saksinya. Ingat banget, waktu itu hari senin, kebetulan kelompok gue kena giliran presentasi tentang mengidentifikasi strategi kampanye salah satu tokoh politik yang mau mau jadi pemimpin.

Cie Aku jadi Wartawan Cieee

Gambar
Hallo~ apakabar? :D duhhh, gue kangen banget sama pembaca sekalian :’) *berasa dikangenin* udah lama banget ya gue kagak ada ngeposting tulisan baru. Kangen beud tauuuuk! Jadi, tulisan pertama di bulan februari ini gue mau ngebahas soal KK. Apa itu? Penasaran? Samaaaa, gue jugaaa *nggak ada yang nanya ._.* cie punya kartu pers cie :3 Jadi, KK itu Kuliah Kerja. Alhamdulillah, sekarang gue udah kerja. Sesuatu banget, dan yang bikin sesuatu banget itu adalah besarnya gaji gue dan jam kerja. HUAHAHAHA. Gue ngerasa kalau lagi nggak kerja ._. eh, btw, lu semua pada bisa nebak kagak kalo gue kerja sebagai apa? Hihi.

Di Bali Aku Nggak Mau Bali

Gambar
Hoi-hoi! Kali ini gue mau lanjutin cerita gue nih. Cerita pas gue ke Bali 5 hari kemaren. Jadi kali ini judulnya ‘Di Bali Aku Nggak Mau Bali’ yang mana bali itu kalo bahasa Jawa artinya pulang, jadi gue nggak mau pulang pas kemaren di Bali :( Ketemu dengan 25 teman. Ketemu Indonesia mini, hehe. Gue absenin mereka satu-satu disini ya. Okeh, dimulai dari pasukan Jember. Ada 6 orang peserta yang terseleksi, 4 dari satu LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) yang sama yaitu LPMS Ideas, ada Mas Sadam , Mas Kholid , Mbak Nurul dan Rosy dan 1 dari LPM Plantarum Univ Jember yaitu Mbak Opel alias Nurma. Satunya mbak Dila dari LPM Millenium STAIN Jember. Mas Sadam ini orangnya begajulan :p huahaha. Nggak bisa diem dan kadang bikin tingkah lucu. Kalo Rosy temen satu kelompok gue pas ngunjungi Klenteng di daerah Kuta. Kemudian ada Ka Yuni asal Suara USU, Medan. Anaknya lantang kalo ngomong dan tegas, dengan logat yang “Eh kalian ini. Lama kali. Macam Ibu-ibu saja,” terus ada ka Alit dan ...

Pers Indonesia. Teorimu Tak Sesuai Kelakuanmu

Gambar
Oleh: Raden Roro Mira Budiasih Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan. Mengedepankan musyawarah diatas segalanya dan menerapkan asas-asas Pancasila. Hal itu tentu sering didengungkan oleh para pengajar mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Bahkan setiap senin kita ucapkan semasa sekolah dulu. Pancasila menjadi sumber segala prilaku dalam keseharian. Namun nampaknya Pancasila hanyalah sebagai pengantar kala ke-5 silanya hanyalah barisan kalimat tanpa implementasi nyata. Bagaimana kita mampu benar-benar mengatakan bahwa diri kita adalah Indonesia ketika masih terdapat pengkotak-kotakan atau kubu-kubu yang mampu membuat jarak antar kita, antar Indonesia. diambil digoogle Etnosentrisme seperti menjadi ciri tiap budaya masing-masing. Mengedepankan ego dan kepentingan terhadap diri dan kebudayaan sendiri. Tak dapat dipungkiri lagi jika hal itu kini marak terjadi. Bahkan secara terang-terangan media menggambarkan atau memberitakan yan...

Banyak Tahu dan Banyak Ilmu karena Kaltim Post

Gambar
Halohaaaaaaa!!! Ketemu lagi dengan akoh makhluk imut, unyu nan sekseh serta awet muda sepanjang masaaaa *huek! Hahaha. Hmm, hari ini mau cerita lagi nih~ tentang kunjungan media dari UKM Jurnalistik ke Kaltim Post yang merupakan media cetak terbesar di Kalimantan Timur~ hehe   penampakan! ukaaaaaa-ukaaaaaaaaaaaaa... Nah, ini adalah agendanya anak Ujur atau lebih spesifiknya merupakan program kerja dari bidang Litbang yang diketuai oleh mama pou a.k.a ka Dina ^^ jadi ada sekitar 3 media yang bakal kami kunjungi. Di antaranya, yaitu Kaltim Post sebagai media cetak, Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai media audio dan Tepian TV sebagai media audio visual.

Saat Pendidikan Dikomersialisasikan

Gambar
Pendidikan adalah sesuatu yang sangat penting demi kemajuan sebuah bangsa. Kualitas pendidikan yang baik akan berdampak pula pada meningkatnya kualitas suatu bangsa. Semakin banyak rakyatnya yang cerdas maka berbanding lurus pula dengan kemakmuran suatu bangsa. Lalu bagaimana dengan fenomena komersial nilai? Nilai sempurna yang didapat mahasiswa bukanlah berasal dari kerja keras mereka melalui otak, melainkan melalui uang. Tentu hal ini sangat mengecewakan karena yang menjadi pelaku adalah seorang dosen.

BEWARE! Virus Merah Jambu!!!

Gambar
Yang namanya virus gak akan pernah bisa kita tolak. Gak mungkin kan pas kita terserang virus terus kita tolak? Dengan cara apa coba? Tutup mulut? Gak mempan! Virusnya juga udah pasti bakal nular ke kita! Sama kayak virus merah jambu alias cinta. Mau kita tolak gimanapun juga pasti bakal kena juga kan? Kita bakal terinfeksi virus itu. Dan yang paling ergh banget adalah ketika virus merah jambu itu ada didalam organisasi atau bahasa kerennya itu CinLok alias cinta lokasi~ virus yang tersebar antar pengurus yang ada didalam suatu organisasi. Virus yang kayak gini gak mungkin gak nyerang. Karena biar bagaimanapun, antar pengurus kan saling ketemu dan berinteraksi. Maka muncullah perasaan nan mulia ituuuu~ hohoh

TGIF and going crazy at Samarinda Central Plaza

Gambar
Thanks God, It’s Fridayyyyyy!!! Yuhuuuuu!! Yeahhhh!!! Hari ini hari juma’at atau kalo katanya orang Zimbabwe itu Friday~ hari ini gue masuk kuliah jam 9:40 pagi. Tapi gue udah cuss dari rumah jam 9. Nyampe di kampus langsung menuju ruang 6, ruang kuliah gue. Dan disana masih ada dosen, jadinya gue musti nunggu dulu buat giliran masuk. Udah duduk manis dikelas. Temen-temen juga udah pada datangan dan suasana kelas mulai rame. Ada yang gosip, ada yang diskusi tugas kelompok, ada yang sharing video-video k-pop dan gue? Gue nagihin uang kas :3 wahahah. Karena jabatan gue di kelas adalah sebagai kepala keuangan alias menteri kesejahteraan umum, mueheheh :$

Gak Sabar OSPEK!!!

Gambar
AKU MAU KAYAK GINI!!! MAUUUU! RAWWWRRRR!!! Sebelumnya mau sujud syukur dulu karena alhamdulillah banget gue keterima kuliah di Universitas Mulawarman atau bahasa bekennya itu Unmul. Sebenernya gue berharap supaya bisa kuliah di UGM, tapi apa daya, hasil SNMPTN kemaren sukses ngebuat gue down -_- gue jadi gak terlalu semangat lagi buat tes UGM lewat jalur SBMPTN, tambah gak semangat karena mamake yang awalnya excited banget supaya gue bisa kuliah di Jogja pun akhirnya berkata.....

Kerajinan Manik Khas Kalimantan Timur

Gambar
Assalamualaikummmmmm :) Di postingan kali ini saya mau ngepromosiin hasil kerjaan Ibu saya. Ibu itu orang yang sangat sangat rajin sehingga disebut pengrajin (?) manik dan hasil kerajinan beliau itu berupa hasil olahan manik berupa dompet manik, songkok atau peci, tas manik, sarung pensil, tas jalan, kotak tisu manik sampai taplak meja manik juga ada. Cocok untuk oleh-oleh khas Kalimantan atau juga buat penggunaan pribadi karena memang barang-barang buatan Ibu itu unik dan classy ^^   Ini foto tas, namanya tas rotan. Bentuk tasnya macam-macam, ada yang persegi, ada yang persegi panjang dan bahkan juga bulat. Harganya variatif tergantung ukuran. kalau mau pesen terkadang PO ya Hasil olahan tangan Ibu itu dijual ke toko-toko souvenir khas kalimantan yang ada di daerah Samarinda seperti di Citra Niaga jalan Aga Khan Award, beberapa toko souvenir didaerah Samarinda dan bahkan sampai ke Kebun Sayur (pusat souvenir khas kaltim) yang ada di Balikpapan.

OSIS & MPK SMAKENSA dimata para pengurusnya~

Gambar
Lambang OSIS yang memiliki banyak makna. Satu yang gue suka adalah makna dari kunci pas yang artinya "alat kerja yang dapat membuka semua permasalahan" karena di OSIS gue diajarkan untuk bisa "memahami" masalah yang ada. Kali ini gue mau nge-share tentang pendapat-pendapat mereka yang menjadi pengurus OSIS maupun MPK yang berasal dari 3 angkatan. Yang pertama yaitu dari angkatan gue, angkatan 2011/2012. Kemudian angkatannya Muha, angkatan 2012/2013 dan angkatan dibawahnya Muha, angkatan 2013/2014 yang masih belum punya jabatan karena belum ada LK. Soo, jabatan mereka gue kasih keterangan dengan jabatan pertama mereka aja ya. Hehe.

Cowok, Pria atau Laki-laki? Jangan Terus Jadikan Mereka Tersangka dalam Suatu Hubungan!

Gambar
              Telpon gak pernah! SMS gak pernah!!! Kamu itu maunya apaaaaa?!! Aku mau kita udahan aja!!! Apa kesan pertama lo pas ngebaca judulnya? Dan tahukah kalian perbedaan di antara mereka? Padahal pada dasarnya 3 kata di atas memiliki 1 arti yang sama, yaitu orang (manusia) yang mempunyai zakar (jangan pikir kalo gue porno! Itu gue dapet dari kamus besar bahasa indonesia!) Dan kenapa di KTP itu jenis kelaminnya laki-laki, kenapa gak cowok? Dan kenapa kalo anak-anak muda zaman sekarang ketika mereka mau negur seseorang biasanya mereka bilang “Eh cowok. Boleh kenalan gak?” kenapa gak, “Eh pria. Boleh kenalan gak?”. Dan pernah gak lo denger jargon salah satu rokok yang bunyinya itu “Pria punya selera” kenapa gak “Laki-laki punya selera?”. Padahal ketiga kata tersebut artinya sama! Dan kenapa penempatannya beda-beda? Hmm~ *haruskah gue menggalaukan hal ini?!!!!!